Jambiteliti.id.,SAROLANGUN–Bupati Sarolangun, H Hurmin meminta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menunjukkan kinerja secara profesional di bidangnya masing-masing.
Penekanan ini secara intensif diingatkan kepada jajaran pemerintah daerah agar dapat bekerja tulus demi percepatan pembangunan serta mendukung visi pemerintah daerah mewujudkan misi Koalisi Sarolangun Maju.
“Ketika anggaran kecil, di situlah diuji integritas, inovasi, dan komitmen seorang pemimpin. Tugas sebagai Kepala OPD adalah amanah besar yang ditunggu dan diharapkan masyarakat,” ujar H Hurmin dalam Forum Gabungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027,Senin (23/02/2026) di ruang Aula Bappeda Sarolangun.
Menurut Hurmin, jabatan bukan sekadar posisi yang dikejar demi kenyamanan pribadi. Melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Ia juga mengaku perihatin atas fenomena sejumlah Kepala OPD yang mengajukan permintaan untuk menjadi Asisten atau Staf Ahli dengan alasan keterbatasan anggaran di perangkat daerah masing-masing.
Ia menilai, tidak elok jika seorang pejabat memilih mundur saat anggaran terbatas, namun kembali ingin memimpin ketika kondisi keuangan daerah membaik. Sikap tersebut dinilai tidak mencerminkan tanggung jawab sebagai aparatur pelayanan publik.
“Jabatan ini bukan soal mau atau enaknya saja. Kalau memang merasa tidak sanggup menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, silakan mundur secara terhormat. Tetapi jangan jabatan mau, kerja setengah-setengah,” ujar Bupati dengan tegas.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa penyusunan RKPD Tahun 2027 harus dilandasi semangat pengabdian, loyalitas, dan ketulusan. Seluruh Kepala OPD diminta hadir sebagai solusi di tengah keterbatasan, bukan justru menjadi bagian dari persoalan.
“Masyarakat Sarolangun menunggu kerja nyata, bukan alasan,” tambahnya. (pks)
